Saya Mau Jadi Pejuang

Gue baru keluar dari sebuah rapat 'ekstra-kurikuler' yang bukan berhubungan dengan kerjaan kantor gue. Gue baru ketemu dengan sebuah grup media yang lumayan besar untuk menjelaskan apa itu #indonesiaunite

 Kalau loe belum tau, cari di wikipedia deh. Harusnya udah naik tulisannya. Gue gak akan nerangin itu di sini.

 Tiba-tiba tadi keluar dari rapat itu, dalam perjalanan di atas ojek, gue terpikir bahwa rasanya semangat IndonesiaUnite itu mirip banget sama waktu kejadian 98 sebelum lengsernya Pak Harto. Gara-garanya habis menghubungi Sakti, 'teman seperjuangan' dulu untuk sebuah acara.

 Waktu itu gue gak terlibat langsung. Jauh malah. Gue masih 'merantau' menuntut ilmu, menjelang semester terakhir. (tapi gak berantem2 kayak di film Merantau, sayangnya..). Cuma bisa lihat di tivi bagaimana polisi & tentara membubarkan protes mahasiswa, darah-darah berceceran, dan yang paling keinget, ada polisi yang jalan lewat seorang anak yang sudah terkapar di atas aspal, terus sambil lalu kepala anak itu ditendang pakai botnya.

 Perasaan kami para perantau waktu itu sama, sedih, kesal, marah tapi nggak tau mau gimana. Mengumpat sejadi-jadinya tapi nggak bisa ngapa2in. Singkat cerita kami coba menggalang solidaritas dan bikin aksi mahasiswa Indonesia sekota itu. Kebetulan lumayan banyak orang Indonesianya di sana. Rapat-rapat malam-malam, menyebar berita, dll. Jaman internet masih susah jadi masih manual semua. Email sih ada, tapi buka dari rumah masih pakai dial-up yang kecepatannya kalah jauh sama GPRS sekarang.

 Setelah itu, kabar Soeharto lengser pun sampai. Semua senang, kayaknya berhasil mencapai sesuatu walaupun kita nggak ikut naik ke gedung DPR. Bangga lihat teman-teman seangkatan kita melakukan itu semua. Kami cuma jadi penonton waktu itu. Di hati kecil gue berpikir, masak sampai segini aja? Maklum gue memang dasarnya kompetitif dan nggak mau kalah. Aksi kita nggak ada apa-apanya dibanding anak-anak yg menyerbu DPR. Kami cuma jadi saksi sejarah waktu itu, bukan pelaku. Setelah ganti presiden pun, kami nggak tau mau ngapain lagi. Kalau ditanya, "what's next?". Jawabannya "Dunno"

 Pindah ke 17 Juli 2009. Semangat nasionalisme dan patriotik tumbuh lewat IndonesiaUnite. Ternyata banyak anak-anak muda (atau merasa muda) yang punya keinginan melakukan sesuatu untuk negara. Dimulai dari hal sepele menjadikan #indonesiaunite nomor 1 di twitter.

 Perasaan yang gue rasakan waktu itu sangat mirip dengan 98. Marah, kesal, miris. Setelah #indonesiaunite jadi nomor 1 beneran di twitter, senang, lega, seperti waktu Soeharto lengser.

 Terus pertanyaan yang sama muncul lagi dari teman-teman, "what's next?". Nah muncul semangat bahwa kita BISA melakukan sesuatu sekarang. 11 tahun lalu gue cuma seorang mahasiswa culun yang gak bisa apa-apa. Gak punya apa-apa. Gak ada pengalaman, jejaring (network maksudnya..) apalagi uang. Mungkin sebenernya bisa berbuat sesuatu, tapi nggak tau harus mulai dari mana.

 Sekarang, setelah 10 tahun kerja, pengetahuan dan pengalaman bertambah. Network lumayanlah, baik offline atau online. Apalagi ada senjata 'social media' yang sangat sangat 'powerful'. (Nggak nemu padanan powerful dalam bahasa Indonesia)

 Gerakan IndonesiaUnite tidak akan dijadikan sebuah organisasi untuk sekarang (nantinya bisa aja berubah). Sekarang lebih diposisikan sebagai perantara untuk kegiatan apa saja yang positif, yang perlu bantuan tenaga atau materi dari masyarakat ataupun korporasi. Semangat IndonesiaUnite ingin mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, bahwa siapa saja bisa berbuat sesuatu untuk negeri ini, ASAL memang punya niat.

 Kebetulan pekerjaan gue sekarang punya tambahan misi bahwa kami HARUS punya dampak sosial yang positif, di samping keuntungan finansial, tentu. Jadi memang kita terus mencari cara untuk kontribusi ke masyarakat sekitar. Dan betul banget, kalau udah niat ada aja jalannya, nggak kebayang sebelumnya. Karena dipikirin tiap hari (dan jadi target) ada aja ide gila muncul.

 Jadi pesan gue, kalau loe emang mau berbuat sesuatu untuk Indonesia, niatin yang bener! Cari apa yang mau loe lakukan.

 Untuk membantu pencarian loe, website www.indonesiaunite.com akan dibuat untuk menjadi portal aktifitas. Kalau cari ide untuk IndonesiaUnite, silahkan ke website itu. Kalau punya ide atau aktifitas atau organisasi yang punya semangat IndonesiaUnite, silahkan diusulkan ke sana, juga informasi apa yang dibutuhkan

 Yang penting, tetapkan di hati, "Saya mau jadi pejuang! Saya mau jadi bagian sejarah!"

  
Powered by Telkomsel BlackBerry®