Bahasa Persatuan: Bahasa Indonesia
Setelah mempertimbangkan beberapa kritik yang bilang, "Loe nulisnya kok bahasa Engres terus sih?". Gue akan memecah janji gue sendiri bahwa gue hanya akan nulis blogpost dalam bahasa Inggris Alasan gue dulu adalah gue pengen tulisan gue bisa dimengerti juga sama orang luar. Dengan berjalannya waktu, terutama setelah muncul semangat dan gerakan #indonesiaunite, sepertinya beberapa posting gue memang lebih ditujukan ke 'target audience' orang Indonesia. Dan mungkin akan lebih efektif dengan bahasa kita. Apapun bisa berubah. UUD '45 aja udah diamandemen berkali-kali. Yang gak boleh berubah hanya kitab suci agama. Dan blog gue jauh dari suci. I'm welcoming this change!
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Powered by Telkomsel BlackBerry®
